Travel

Seoul Shopping Spree Wonderland

Seoul sebagai sebuah kota metropolitan yang ‘dipandang’ di kawasan Asia memiliki suatu keunikan dan keindahan tersendiri yang dapat dinikmati oleh setiap pengunjungnya. Tidak salah apabila kota ini mendapat julukan sebagai “Soul of Asia”.

Kota Seoul merupakan ibu kota Republic of South Korea semenjak tahun 1945 dan merupakan salah satu kota modern di dunia yang di tinggali oleh kurang lebih 10 juta jiwa. Sebagai pusat bisnis dan kegiatan negara, tidak berbeda dengan Hong Kong, Tokyo, atau pun New York di Amerika Serikat, Seoul memiliki ritme kehidupan yang cepat, mulai dari laju transportasi yang padat dan di berbagai sudutnya kota Seoul dipenuhi banyak sekali gedung pencakar langit yang terlihat sangat cantik di malam hari bak berlian dan batu permata.

Seoul mungkin bukanlah suatu destinasi tersohor atau yang akrab di kalangan warga Indonesia sebagai tempat menghabiskan liburan. Apabila mayoritas traveler di Indonesia lebih memilih Singapura, Hong Kong, Shanghai ataupun Tokyo sebagai tujuan wisata belanja favorit di kawasan Asia tentunya mereka harus datang ke Seoul untuk menikmati ‘asiknya’ berbelanja disini.

29 Desember 2009 merupakan tanggal keberangkatan saya ke Korea. Melihat dari tanggal kepergian saya ke Seoul, memang agak sedikit extreme, terlebih mengingat kalau saya pergi pada saat winter atau musim dingin. Begitu pesawat saya bersiap melakukan pendaratan di Bandara Udara Internasional Incheon saya sudah melihat lahan putih yang tertutup salju, dan angin pun cukup kencang. Suhu pada saat itu berkisar antara -10 derajat celcius. Saya hanya tersenyum, banyak yang bilang kalau musim dingin bukanlah waktu yang pas untuk berkunjung ke Seoul. Sesampainya di Bandara Incheon saya harus segera menuju hotel tempat beristirahat saya di Hotel Lotte, Seoul dan dihadapkan dengan berbagai macam pilihan transportasi yang akan membawa saya kesana.

Bandara Incheon didirikan diatas pulau, letaknya jauh dari kota Seoul sekitar 65 kilometer. Biaya transportasi di Korea memang lebih murah dibandingkan dengan Jepang, tetapi tetap lebih mahal dibandingkan Indonesia jika melihat harga taxi airport – city yang cukup membutuhkan gocek yang cukup tebal (sekitar 80,000 Won atau sekitar Rp. 800,000,- termasuk biaya tol 7,500 won atau sekitar Rp. 75,000,-) Tetapi apabila anda ingin menghemat biaya, anda dapat membeli tiket Bus (KAL Limousine / Airport Express) ke beberapa bus terminal di kota Seoul dengan harga sekitar 14,000 won (Rp. 140,000,-) sekali jalan. Beberapa traveler lebih memilih menggunakan Bus menuju kota Seoul, tetapi yang harus kalian semua ketahui, Seoul tidak berbeda dengan Jakarta dalam hal ‘kemacetan’. Kemacetan di Seoul juga cukup menyebalkan terutama disaat waktu pulang kerja, dan berangkat kerja, apalagi kalau hujan salju. Sehingga pilihan transportasi yang paling tepat adalah dengan menggunakan Train. atau Kereta. Biaya Train atau Kereta menuju Seoul lebih murah cukup dengan membeli tiket kereta AREX seharga 3,500 won (Rp. 35,000) menyebrangi laut menuju Gimpo Airport (Bandara Domestik Seoul) dan anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Subway menuju Seoul Station seharga 1,800 won (Rp. 18,000) dan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Waktu tempuh relatif sama menggunakan mobil, bus apabila tidak macet sekitar 1 jam 30 menit.

Suhu di Korea memang sangat brutal disaat winter. Bagi kalian yang termasuk tidak kuat dingin, tidak dianjurkan untuk bepergian ke Seoul pada bulan Desember – Maret terlebih suhu yang bisa 20 derajat dibawah Nol (-20 derajat). Karena anda pun tidak dapat menikmati wisata alam yang memang menjadi daya tarik Korea seperti adanya Nami Island (Tempat shooting Winter Sonata), Mount Sorak (Soraksan), Namsan, Everland, dan Lotte World. Pada wisata saya kali ini, saya tidak menyoroti wisata alam, karena saya sendiri dengan terpaksa membatalkan beberapa rencana seperti Nami Island, Mount Sorak, dan Everland dimana pada hari kedua terjadi badai salju, dan suhu benar-benar dingin. Sebenarnya di musim dingin tidak ada yang dapat dilihat, pohon tidak rimbun Tetapi saya tidak kecewa, karena semua itu bisa terbayarkan dengan wisata belanja di beberapa daerah Seoul yang memang cukup terkenal menjajakan barang-barang berkualitas tinggi dan unik, juga dengan harga terjangkau seperti Namdaemun Market, Itaewon, Dongdaemun, Myeong – Dong, Bus Terminal. Selain itu, terdapat juga beberapa tempat unik dan bersejarah seperti City Hall, Cheonggye Plaza, Han-gang River, Gyeongbokgung, National Museum Folks of Korea.

Beberapa pusat perbelanjaan tersedia di Seoul, dari yang kelas rendah, menengah sampai dengan atas. Sebagian besar terdapat di ruang terbuka, tetapi banyak juga daerah yang menjual berbagai macam barang di bawah tanah (Subway Station) tergantung dari daerahnya. Masyarakat Korea termasuk salah satu tipe masyarakat yang fashion concious, tidak berbeda dengan orang Jepang, hanya saja yang membedakan adalah mereka masih mau menggunakan barang palsu made in Korea yang memang gak keliatan palsunya. Apabila anda pergi ke Korea, pasti anda akan senang melihat gaya-gaya berpakaian yang unik, serta tingkah laku mereka yang sangat lucu. Para penjual barang-barang kerajinan di Korea lebih banyak yang menjual barang-barang kerajinan kulit seperti tas, dompet, topi, jacket dan sepatu. Terlebih karena musim dingin barang yang dijual kebanyakan pakaian hangat, sarung tangan, sepatu boots, dan jacket. Apabila dibandingkan dengan toko penjual souvenir, dapat dibilang 80 % para pengusaha di pusat perbelanjaan menjual kerajinan kulit ketimbang souvenir-souvenir khas Korea sendiri. Beberapa item seperti tas, dompet, sepatu di Korea memang sudah terkenal di Indonesia dan Asia, terutama pembuat tas, sepatu, dompet replika dengan kualitas super (KW Super) dari berbagai merek ternama. Harga yang ditawarkan berkisar antara 80,000 won – 400,000 won (Rp. 800,000,- sampai dengan Rp. 4,000,000,-).

Namdaemun Market


Pasar ini merupakan salah satu pasar tradisional terkenal di daerah kota Seoul. Pasar ini merupakan pasar terbesar di Seoul yang menyediakan berbagai macam keperluan, dan barang dagangan. Mayoritas penjual menjual alat-alat elektronik, tas, sepatu, souvenir, dan jajanan pasar Korea yang enak banget. Berbelanja di Korea tidak seru apabila tidak menawar. Biasanya para penjual Korea sedikit pelit untuk menurunkan harga tetapi apabila kalian mengetahui trick menawar yang efektif tentunya kalian juga dapat mendapatkan potongan harga yang baik. Menawar barang di Korea berbeda dengan di Indonesia. Apabila di Indonesia anda dapat mencoba menawar dengan pura-pura tidak jadi membeli, itu justru akan membuat orang Korea mencaci maki kita. Justru orang Korea harus dilawan dengan ketegasan, dan konsistensi anda sebagai pembeli, pada akhirnya dia akan memberikan potongan harga. Penjual barang-barang di Korea tidak segalak di China atau Hong Kong, tetapi mereka akan mencair apabila mengetahui pembelinya ‘galak’ dan ‘tegas’. Perbelanjaan Namdaemun Market ini terletak di udara terbuka, tetapi ada juga berada di bawah (Namdaemun Underground Market) apabila anda ingin berbelanja lebih hangat dengan heater. Namdaemun Market buka setiap hari kecuali hari Minggu.

Itaewon

Foreign flags around the world may be found here

Itaewon merupakan daerah pusat Seoul yang dijuluki sebagai “International District of Seoul”. Daerah ini dipenuhi oleh banyak turis asing, dan toko-toko yang menjual berbagai macam barang seperti pakaian, tas, sepatu, dan kerajinan. Salah satu tempat belanja yang terkenal adalah “Hamilton Department Store”. Toko ini merupakan ciri khas Mangga Dua tetapi lebih tertata rapi dan di dalam gedung Department Store. Bagi para pecinta barang-barang replika (KW Super) seperti tas, sepatu, dompet dan yang lainnya, disinilah toko yang pas untuk mencari barang yang berkualitas. Walaupun terletak di Department Store, anda pun tetap dapat menawar harga barang-barang yang hendak kalian beli. Itaewon memang bukanlah daerah yang recommended untuk berbelanja, karena daerah ini merupakan daerah turis, dipenuhi oleh hotel-hotel, restaurant, cafe dan clubs.

Cheongdam-Dong (Gangnam)
Cheongdam – Dong adalah kawasan luxury shopping yang terletak dekat dengan Itaewon dan Myeong – Dong. Disini terdapat berbagai macam butik designer ternama seperti Prada, Boss, Louis Vuitton, Chanel dan sebagainya. Tentunya barang-barang yang dijual di kawasan ini asli, dan harganya sangat mahal. Tak sepi kawasan ini dari peminat fashion high class untuk memanjakan diri mereka. Daerah ini terlihat yang paling sparkling di malam hari. Rupanya daerah ini di dekorasi sedemikian rupa dalam menyambut datangnya salju di musim dingin.

Insadong Market


Insadong Market merupakan salah satu daerah Antiques, Arts dan Crafts di Seoul. Dengan menumpang subway dan turun di Angguk Station, daerah ini mudah dicapai. Insadong menjual mayoritas souvenir-souvenir, dan barang-barang kerajinan khas Korea, namun harga yang ditawarkan agak sedikit lebih mahal. Insadong ini merupakan kawasan yang cukup bagus dengan pavement yang cukup lebar, dan banyaknya pohon-pohon yang menghiasi jalan membuat suasana di Insadong ini benar-benar indah. Di Insadong ini terdapat suatu department store yang sangat unik yang dimana gedung ini bertingkat empat tetapi dengan arsitektur yang unik dimana pengunjung dapat mengelilingi keempat lantai dengan jalan yang menanjak di kelilingi dengan toko-toko yang menjual kerajinan Korea yang sangat unik, dan di lantai yang paling atas terdapat tempat nongkrong untuk ngopi-ngopi atau pun makan snack. Insadong Market pun juga terdapat banyak penjual makanan ringan, dan jajanan pasar khas Seoul. Sungguh menggugah selera.

Dongdaemun

Dongdaemun merupakan kawasan belanja yang merupakan middle – high fashion bagi para remaja di Seoul. Dongdaemun merupakan kawasan Department Store seperti Good Morning, dan Doota!. Doota! adalah sebuah mall atau department store yang menjual berbagai macam pakaian bagi wanita maupun pria. Salah satu contoh sifat konsumtif masyarakat Korea adalah, mereka jarang membeli pakaian di pinggir jalan, namun lebih memilih untuk berbelanja di Departement Store.Tidak ada barang palsu disini, tetapi barang – barang yang dijual sangat unik, dan lucu. Dan di Doota! ini merupakan salah satu barometer fashion para remaja di Seoul. Bedanya di tempat ini kalian tidak dapat menawar harga, dan harga-harga barang yang dijual memang berkali-kali lipat diatas Namdaemun ataupun Myeong – Dong. Tetapi di pelataran luar atau di jalan-jalan masih ada beberapa penjual yang menjajakan barang seperti kacamata, syal, sarung tangan, dan sebagainya. Kacamata yang cukup menjadi trend adalah kacamata frame glass dan gagang kulit yang belum populer di Indonesia, dan mungkin saja bisa dijadikan suatu refrensi untuk menjadi trend di Indonesia nantinya.

Di Dongdaemun juga terdapat tempat berbelanja khusus tas, dompet, sepatu bernama “Dong-Tas” disini adalah pusat penjual kerajinan kulit asli Korea dan tidak bermerek. Dong-Tas buka setiap hari Selasa – Minggu dan tutup hari Senin. Jam buka sangat unik, Dong-Tas hanya buka pada jam 12 malam sampai dengan 12 siang.

Keenam daerah tersebut adalah top list tempat belanja favorite di daerah Seoul yang mungkin patut di kunjungi. Myeong – Dong adalah salah satu favorit saya yang berkali-kali saya kunjungi selama kurang lebih 7 hari kunjungan saya di Seoul. Selain berbelanja tidak afdol rasanya bila tidak melakukan perjalanan sightseeing, sehingga saya juga menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat – tempat wisata dan bersejarah di Seoul beberapa contohnya adalah Gyeongbokgung temple, National Folks Museum Korea, Cheonggye Plaza, dan City Hall. Saya sungguh mengagumi kota ini. Walaupun banyak gedung pencakar langit menjulang, tetapi mereka masih menjaga kelestarian budaya dan tempat bersejarah yang menjadikan kota Seoul tetap indah.

Cheonggye Plaza

Cheonggye Plaza adalah kawasan yang indah untuk dikunjungi. Pasalnya disini terdapat sungai buatan yang selesai dikerjakan pada tahun 1961 ini terletak(artificial river) diantara gedung-gedung bertingkat di pusat kota Seoul. Uniknya para pejalan kaki atau pengunjung dapat menyusuri sungai buatan yang lebarnya tidak terlalu besar dan panjangnya menyusuri daerah Cheonggye. Sungai ini memiliki panjang 10, 92 kms. Cheonggye Square merupakan tempat dimana terdapat air terjun yang merupakan muara dari sungai ini, dan pada musim panas banyak orang yang mengunjungi tempat ini untuk bermain air, dan mendinginkan badan mereka. Di sepanjang sungai buatan pun para pengunjung dapat meredam kaki mereka di sungai buatan yang dangkal ini. Banyak yang mengatakan (kepercayaan orang korea) mengatakan air sungai ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Cheonggye Stream melambangkan kesejahteraan masyarakat Korea Selatan dalam bidang politik, ekonomi dan sosial.

Gyeongbokgung Palace dan National Folks Museum of Korea


Gyeongbokgung merupakan suatu kawasan yang sangat luas. Istana ini terdiri dari beberapa bagian kompleks, seperti kuil tempat peribadatan, tempat tinggal para penjaga Istana. Dengan membayar 3,000 won sebagai tiket masuk (Rp. 30,000,-) anda dapat masuk ke dalam kompleks istana. Setiap sore terdapat atraksi pergantian penjaga yang cukup menyita perhatian para pengunjung, serta disini anda memiliki kesempatan untuk berfoto menggunakan baju tradisional Korea. Udara di Gyeongbokgung lebih dingin daripada daerah lainnya, dan terutama pada saat musim dingin angin cukup kencang, sehingga anda perlu mempersiapkan baju tebal yang cukup menghangatkan badan.

Bila anda berjalan ke belakang, anda akan menemukan jalan tembus ke arah barat dari Istana yaitu National Folks Museum of Korea. Disini lah terdapat museum peradaban Korea yang cukup menyita perhatian. Disini ada dapat melihat koleksi kebudayaan Korea dari masa ke masa seperti kerajinan kerajaan, gaun permaisuri, tempat tidur tradisional, koleksi perangko, uang, dan kebudayaan Korea. Museum ini dapat dimasuki secara cuma-cuma (free of charge) dan dapat dijadikan salah satu pusat inspirasi kalian. Di daerah ini juga terdapat berbagai macam penjual jajanan makanan maknyos! dan patut dicoba.

City Hall


City Hall merupakan salah satu tempat yang ramai dikunjungi. Terletak tepat di jantung kota Seoul, pada musim dingin biasanya lapangan City Hall Square dipasang sebuah pohon natal yang besar dan terdapat beberapa atraksi yang menghibur. Di beberapa tahun sebelumnya lapangan ini didirikan sebuah Ice Skate Ring outdoor, namun tahun ini rupanya City Hall Square dijadikan suatu tempat pameran Antartica Reservations dan Panggung hiburan dalam merayakan terpilihnya Seoul sebagai World Design Capital of Seoul 2010. Di City Hall Square ini terdapat berbagai macam pameran arts dan permainan untuk anak-anak. Pada musim dingin ini tanah pun tertutup salju, dan banyak yang menggunakan kesempatan ini untuk bermain salju.

When to go?

Berlibur di Seoul pada musim dingin sangat mengasyikan, banyak sekali yang dapat di eksplor dari kota ini, namun anda harus menyiapkan diri anda untuk tahan terhadap suhu dan cuaca yang cukup ekstreme dan sangat berbeda jauh dengan Indonesia. Apabila di Jakarta 30 derajat celcius, di Seoul suhu rata – rata musim dingin adalah -6 sampai – 20 derajat celcius. Namun, waktu yang tepat untuk mengunjungi Seoul adalah di bulan April – May (Musim Semi) di saat bunga-bunga mekar dan udara yang tidak terlalu dingin ataupun panas. Seoul merupakan salah satu kota yang addictive untuk dikunjungi terutama apabila anda gemar berbelanja dan hunting barang-barang unik, disinilah tempatnya. Seoul bukanlah tujuan wisata yang menyimpan banyak tempat bersejarah untuk dikunjungi namun disini adalah tempat kalian untuk berbelanja, wisata kuliner, hunting barang – barang unik dan bersenang-senang. Harga barang-barang yang ditawarkan tidak semahal Jepang, rata – rata harganya sesuai dengan kualitasnya. Apabila banyak orang yang berpikir Asia mungkin tidak menarik, anda perlu mengunjungi Seoul, dan anda akan menikmati asyiknya berbelanja, berpetualang dan menemukan berbagai macam hal yang menarik yang mungkin tidak anda temukan di daerah lain di dunia.

Advertisements
Standard

13 thoughts on “Seoul Shopping Spree Wonderland

  1. waah enak banget bisa traveling neh, ditunggu juga kunjungannya ke site kami minuman herbal berkhasiat gujahe & gulajoss ada program kemitraan senilai 3,5 juta nett untuk keagenan dan 35 juta nett untuk distributor, jika anda berminat silahkan mail ke info@gujahe-kbm.com atau sms/ telpn ke 021 23986886

  2. Afni says:

    Annyeong Haseo… salam kenal.. namaku Afni..

    wah seneng’a yang udah ke korea… rencana impian afni bareng temen2 bakal berangkat ke Korea 2 tahun lagi (karena karanta di Korea semua serba mahal jadi dari sekarang lagi ngumpulin duit dulu.. hehehe)…

    boleh minta alamat email atau alamat kontak lainnya,, ada yg mau ditanyain seputar jalan2 ke Korea… biar ada referensi trus ga nyasar.. hehehe… Gumawo…

  3. kleod says:

    Hi Afni thanks for the comment. Di Korea tidak terlalu mahal kok, tergantung kitanya aja disana mau ngapain. Untuk transport, makan bisa dibilang sama lah kayak di Jakarta.. transport kalau saya bilang justru lebih murah karena ada subway, ber AC lebih cepet lagi nyampenya

  4. imel says:

    wa, seneng bgt… pgn ke seoul nie… kmarin rencanany mw ke seoul brg temen libiran kemarin tp jd…
    pengen bgt d ke seoul

  5. Fadya says:

    \m/ salam metal eh kenal, gw Fadya di Bintaro, tgl 26 des – 3 jan 2011 Insya Allah gw ke Seoul dlm rangka liburan akhir taon.. du du du du.. moga” konflik di semenanjung korea gag berkepanjangan iia. thank iia infonya o(“,)o

    • Kleopas Danang says:

      Hi fadya, thank you for your comment. Yes.. It would be so cold just be aware of thick snow and the temperature could be so drastically cold. Nginep dimana di seoul? Wah saya juga orang Bintaro lho.. Hehe sektor berapa?

  6. erna says:

    slm kenal…sy n fam berencana liburan ke korea insyaallah nti april..kira2 di daerah mana ya bisa cari makanan hala n jg tempat belanja sovenir yg murah…coz blm brgkat aja tmn2 kantor udh ksh shoppinglist neegh…tq byk ats infonya..

    • Kleopas Danang says:

      Hi Mba erna, thanks for the comment. Sebenarnya makanan local korea sendiri itu halal, bimbimbap, bulgogi, kimchi dsb. Ataupun jajanan pasar korea itu kebanyakan sea food. Anda bisa mendapatkan makanan halal di food court mall2 disana.. Untuk bulgogi biasanya ada pilihan beef chicken or pork, nah anda harus hati2 dalam memilih bulgogi. Kalau bimbimbap sih halal ya krena nasi campur isinya sayuran kebanyakan. Anda dpt menemukannya di food court banyak sekali di Dota (Dongdaemun) atau Namdaemun. Oh ya saya mau ingetin juga, di sekitaran Gyeongbokgung palace sering ada pedagang makanan gerobak yang bakar sate daging, daging tidak halal..

      Tempat souvenir, bisa di cari di Insa-dong, dan Namdaemun. Nah, di Korea itu kebanyakan pedagang jual kulit barang2 branded KW, jd jgn heran.. Kalau mau beli souvenir khas kebanyakan di Namdaemun.

      Ok then, enjoy ur trip ya! Korea enak bgt deh di kunjungin, ga nyesel 🙂

  7. sherly says:

    berapa lama dari jakarta ke korea ?? pesawat nya mahal gax ?? rencananya, klo dah llus sma, aku mau lanjut di sana kk … 😀 thx yah,,

  8. dani says:

    helloo…. infonya mantabb, btw kita lagi di seoul nihh, dan ini the first time kita nginap di novotel seoul dkat station 925..

    dari sini ke itaewon gmanaa yaaa?

    ada recommend utk beli tas2 LV replika? di toko yg mana, dan di pasar apaa?

    suwuuunn

    byee,

    dani

    • Kleopas Danang says:

      Hi, thanks for reading. Ke Itaewon naik subway aja gampang turun di Itaewon. Kalau mau beli tas2 KW LV dll, bisa ke Dongtas di Dongdaemun, atau Namdaemun, atau di Itaewon pun juga ada di Hamilton.

  9. keindahan pulau dewata bali says:

    Attractive component of content. I just stumbled upon your website and in accession capital to claim that I get actually enjoyed account your weblog posts.
    Anyway I will be subscribing to your augment or even I success you access consistently fast.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s